Kemampuan Penalaran Proporsional ditinjau dari Gaya Belajar pada Siswa

Authors

M. Tata Aulia Rahman , Sri Subarinah , Tabita Wahyu Triutami , Sripatmi

DOI:

10.29303/jcar.v5i4.5951

Published:

2023-12-17

Issue:

Vol. 5 No. 4 (2023): November

Keywords:

Gaya Belajar, Penalaran Proportional, Perbandingan.

Articles

Downloads

How to Cite

Rahman, M. T. A., Sri Subarinah, Triutami, T. W. ., & Sripatmi. (2023). Kemampuan Penalaran Proporsional ditinjau dari Gaya Belajar pada Siswa . Journal of Classroom Action Research, 5(4), 433–440. https://doi.org/10.29303/jcar.v5i4.5951

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Abstract

Penalaran proporsional merupakan penalaran yang mencakup pemahaman tentang keserupaan struktur dua relasi dalam masalah proporsional. Kemampuan Penalaran proporsional merupakan salah satu kemampuan yang harus dipahami dan dikuasai oleh siswa dalam mempelajari matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran proporsional pada materi perbandingan ditinjau dari gaya belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Narmada Tahun Ajaran 2023/2024. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari 6 orang. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, tes, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh; (1) Siswa dengan gaya belajar visual mampu dalam mengenali perbedaan antara perubahan absolut (aditif), relatif (multiplikatif) dan mampu menentukan penggunaan rasio yang masuk akal atau tepat. Tetapi belum mampu dalam menginterpretasikan angka rasional tetap, tidak berubah atau invariant dan juga belum mampu membangun struktur unit (pengelompokkan); (2) Siswa dengan gaya belajar auditorial mampu dalam mengenali perbedaan antara perubahan absolut (aditif), relatif (multiplikatif), mampu menentukan penggunaan rasio yang masuk akal atau tepat dan mampu menginterpretasikan angka rasional tetap, tidak berubah atau invariant. Tetapi belum mampu membangun struktur unit (pengelompokkan); (3) Siswa dengan gaya belajar kinestetik hanya mampu dalam membangun struktur unit (pengelompokkan). Tetapi belum mampu dalam mengenali perbedaan antara perubahan absolut (aditif), relatif (multiplikatif), menentukan penggunaan rasio yang masuk akal atau tepat dan menginterpretasikan angka rasional tetap, tidak berubah atau invariant.

References

Anggraeni, W., & Suyahya, I. (2016). Prediksi prestasi belajar kewirausahaan siswa smkn 3 Depok berdasarkan gaya belajar menggunakan aturan mamdani. Research and Development Journal of Education, 3(1), 70–88. https://doi.org/10.30998/rdje.v3i1.1451

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas (4th ed.). Yogyakarta : Pustaka Belajar. https://doi.org/10.29303/jcar.v5i1.2799

Bagus, C. (2018). Analisis Kemampuan Penalaran Proportional Siswa dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran pada Kelas VII-B MTS Assyafi’iyah Gondang. Suska Journal of Mathematics Education, 4(2), 115-124. https://doi.org/10.29303/jcar.v5i2.2937

DerPorter, B., & Hernacki, M. (2013). Quantum learning: membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan. Bandung : Kaifa Learning.

Dole, S. (2008). Ratio tables to promote propotional reasoning. 13(2).

Eka, R., & Susanah. (2013). Penalaran proporsional siswa kelas VII SMP Negeri II Beji Pasuruan berdasarkan tingkat kemampuan matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 15–21. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v2n1.p%25p

Febrian, G., Sinaga, M., & Hartoyo, A. (2016). Kemampuan Representasi Matematis Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar pada Materi Fungsi Kuadrat di SMA. 5(6), 1–12. https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.2795

Fuat, F., & Wulan, M. P. (2021). Kemampuan penalaran proporsional siswa dalam menyelesaikan masalah pra-multiplikatif. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 6(2), 179. https://doi.org/10.30998/jkpm.v6i2.9047

Hapipi. (2020). Pengantar analisis kompleks. Mataram: FKIP Universitas Mataram.

Hamzah, B. U. (2008). Orientasi baru dalam psikologi pembelajaran. Jakarta : PT. Bumi Aksara, 2016 Jakarta : Sinar Grafika Offset.

Komala, E., & Suryadi, D. (2018). Analysis of internal and external mathematical representation ability to senior high school students in Indonesia. Journal of Physics: Conference Series, 1132(1), 0–10. https://doi.org/10.31316/esjural.v1i1.1108

Kusumawardani, D. R., Wardono, & Kartono. (2018). Pentingnya penalaran matematika dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1(1), 588–595. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/

Lanya, H. (2017). Retracted: Pemahaman konsep perbandingan siswa smp berkemampuan matematika rendah. APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 3(2), 53–57. https://doi.org/10.31597/ja.v3i2.142

Marifah, W. N., Rufiana, I. S., & Wahyudi, W. (2020). Analisis Kemampuan Representasi Visual Siswa Pada Materi Pengolahan Data Ditinjau Dari Gaya Belajar Vak. J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 175–186. https://doi.org/10.24815/jdm.v5i1.10035

Mite, Y., Corebima, A., & Syamsuri, I. (2016). Hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa SMA katolik santa maria Malang berbasis skor terkoreksi dalam pembelajaran biologi melalui pembelajaran group investigation (Gi) Tahun Ajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan - Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(5), 822–827. https://doi.org/10.17977/jp.v1i5.6262

Ponidi, & Nugroho, M. (2020). Matematika modul 5 perbandingan. 1–61.

Ramadhana, B. R., Prayitno, S., Wulandari., & Subarinah, S. (2022). Analisis kemampuan Representasi Matematis pada Materi Barisan dan Deret Berdasarkan Gaya Belajar. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(1), 46-60. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jrpmj/article/view/25726/12092

Ridwan, M. (2017). Profil kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar. KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 194. https://doi.org/10.22236/kalamatika.vol2no2.2017pp193-206

Rismawati, M. (2016). Mengembangkan peran matematika sebagai alat berpikir ilmiah melalui pembelajaran berbasis lesson study. Vox Edukasi, 7(2), 203–215. http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/VOX/article/view/77/74

Sari, D. N., & Mampouw, H. L. (2019). Analysis the proportional reasoning abilities of senior high school students in solving mathematical problems. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 110–122. https://doi.org/10.33654/math.v5i2.569

Siagian, M. D. (2016). Kemampuan koneksi matematik dalam pembelajaran matematika. MES: Journal of Matematics Education and Science2, 2(1), 58–67. https://doi.org/https://doi.org/10.30743/mes.v2i1.117

Silitonga, R. H. Y. (2020). Perbandingan Kemampuan Representasi Matematik Berdasarkan Gaya Belajar Siswa SMP. Supermat (Jurnal Pendidikan Matematika), 4(1), 16–21.

Sukmawati., Amrullah., Hikmah, N., Soepriyatno, H. (2022). Analisis Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Ditinjau Dari Gaya Belajar. Jurnal of Classroom Action Research, 5 (2). https://doi.org/10.29303/jcar.v5i2.3207

Walle, J. A. (2007). Pengembangan pengajaran matematika sekolah dasar dan menengah. (Edisi ke-6). Erlangga.

Widayanti, F. D. (2013). Pentingnya Mengetahui Gaya Belajar Siswa dalam Kegiatan Pembelajaran di Kelas. Erudio Journal of Educational Innovation, 2(1), 7-21.

Author Biography

M. Tata Aulia Rahman, Universitas Mataram

License

Copyright (c) 2023 M. Tata Aulia Rahman, Sri Subarinah, Tabita Wahyu Triutami, Sripatmi

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

  • Authors who publish with Journal of Classroom Action Research, agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Classroom Action Research.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).