Profil Kemampuan Literasi Sains Mahasiswa Program Studi Pendidkan Guru Sekolah Dasar Pada Mata Kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup : Sebuah Studi Pendahuluan

Authors

  • Nurul Fauziah
  • Suriya Ningsyih
  • Fakhri Khusaini

DOI:

https://doi.org/10.29303/jcar.v6i1.6971

Keywords:

Literasi Sains, Mahasiswa Program Studi Pendidkan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Lingkungan Hidup.

Abstract

Literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Literasi sains berarti bukan hanya sekedar kemampuan untuk membaca dan menulis tentang sains melainkan juga mengandung kemampuan untuk menerapkan  memproses, memberikan sikap yang tepat terkait konsep sains dalam kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kompetensi dan level awal literasi sains mahasiswa program studi sekolah dasar serta mendeskripsikan kemampuan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan (elementary research). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisa data secara induktif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan guru sekolah dasar yang memprogram mata kuliah pendidikan lingkungan hidup. Data pada penelitian ini diperoleh melalui tes tertulis dan dianalisis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi literasi sains mahasiswa pada menginterpretasi data dan bukti ilmiah, merangcang dan evaluasi penyelidikan ilmiah, dan menjelaskan fenomena ilmiah berturut-turut yakni: 27%, 50% dan 43%. Pencapaian level literasi tertinggi yakni pada level 1, sebesar 85,3 %, dan terendah pada level 5 sebesar 7,86 %. Hal ini menunjukkan kemampuan mahasiswa berdasarkan level soal masih sangat rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriana, J., Permanasari, A., & Fitriani, A. (2016). Project based learning integrated to stem to enhance elementary school’s students scientific literacy. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 5(2), 261-267.

Asyhari, A. (2015). Profil peningkatan kemampuan literasi sains siswa melalui pembelajaran saintifik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 4(2), 179-191.

Fazilla, S. (2016). Kemampuan literasi sains mahasiswa Pgsd pada mata kuliah konsep dasar sains. JUPENDAS (Jurnal Pendidikan Dasar), 3(2).

Hadisaputra, S., Gunawan, G., & Yustiqvar, M. (2019). Effects of Green Chemistry Based Interactive Multimedia on the Students' Learning Outcomes and Scientific Literacy. Journal of Advanced Research in Dynamical and Control Systems (JARDCS), 11(7), 664-674.

Haristy, D. R., Enawaty, E., & Lestari, I. (2013). Pembelajaran berbasis literasi sains pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit di sma negeri 1 pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 2(12).

Harlen, W., & Winter, J. (2004). The development of assessment for learning: Learning from the case of science and mathematics. Language testing, 21(3), 390-408.

Masithah, I., Jufri, A. W., & Ramdani, A. (2022). Bahan Ajar IPA Berbasis Inkuiri Untuk Meningkatkan Literasi Sains. Journal of Classroom Action Research, 4(2), 138-144.

Narut, Y. F., & Supardi, K. (2019). Literasi sains peserta didik dalam pembelajaran ipa di indonesia. JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar), 3(1), 61-69.

Nopriadi, M. N., Andayani, Y., & Hadisaputra, S. (2022). Analisis literasi sains peserta didik melalui pendekatan etnopedagogi pada pembelajaran kimia. Journal of Classroom Action Research, 4(3), 98-102.

Oecd, F. A. O. (2022). OECD-FAO agricultural outlook 2022-2031.

OECD., K. (2018). OECD science, technology and innovation outlook 2018. Paris: OECD publishing.

Pertiwi, U. D., Atanti, R. D., & Ismawati, R. (2018). Pentingnya literasi sains pada pembelajaran IPA SMP abad 21. Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE), 1(1), 24-29.

Ramdani, A., Jufri, A. W., Gunawan, G., Fahrurrozi, M., & Yustiqvar, M. (2021). Analysis of Students' Critical Thinking Skills in terms of Gender Using Science Teaching Materials Based on The 5E Learning Cycle Integrated with Local Wisdom. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(2), 187-199.

Rusdi, A., Sipahutar, H., & Syarifuddin, S. (2017). Hubungan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Sikap Terhadap Sains Dengan Literasi Sains Pada Siswa Kelas XI IPA MAN. Jurnal Pendidikan Biologi, 7(1), 72-80.

Sadler, T. D. (Ed.). (2011). Socio-scientific issues in the classroom: Teaching, learning and research (Vol. 39). Springer Science & Business Media.

Schleicher, A. (2006). Where immigrant students succeed: a comparative review of performance and engagement in PISA 2003: © OECD 2006. Intercultural education, 17(5), 507-516.

Schleicher, A. (2019). PISA 2018: Insights and interpretations. oecd Publishing.

Subandowo, M. (2022). Teknologi Pendidikan di Era Society 5.0. Jurnal Sagacious, 9(1).

Ten Dam, G., & Volman, M. (2004). Critical thinking as a citizenship competence: teaching strategies. Learning and instruction, 14(4), 359-379.

Yustiqvar, M., Hadisaputra, S., & Gunawan, G. (2019). Analisis penguasaan konsep siswa yang belajar kimia menggunakan multimedia interaktif berbasis green chemistry. Jurnal Pijar Mipa, 14(3), 135-140.

Downloads

Published

2024-01-24

How to Cite

Fauziah, N. ., Ningsyih, S. ., & Khusaini, F. . (2024). Profil Kemampuan Literasi Sains Mahasiswa Program Studi Pendidkan Guru Sekolah Dasar Pada Mata Kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup : Sebuah Studi Pendahuluan. Journal of Classroom Action Research, 6(1), 114–118. https://doi.org/10.29303/jcar.v6i1.6971

Issue

Section

Articles