Pemanfaatan Limbah Ternak Sebagai Penghasil Bioenergi dan Pupuk Organik untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Setiling, Batukliang Utara, Lombok Tengah
DOI:
10.29303/jpmpi.v8i3.12791Diterbitkan:
2025-11-05Unduhan
Abstrak
Pengelolaan limbah menjadi biogas dan pupuk organik merupakan salah satu aspek yang sangat krusial untuk dilakukan di Desa Setiling. Selain untuk mengatasi permasalahan tidak adanya pengelolaan sampah secara terpadu di desa yang memiliki agenda menjadi desa wisata, pengelolaan limbah ini juga dapat memberikan dampak ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat. Untuk menjadikan Setiling sebagai desa ekowisata berbasis edukasi, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat pemanfaatan limbah ternak dan sampah organik yang diolah menjadi sumber bioenergi (biogas) dan pupuk organik. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan masyarakat sasaran, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Senamian Desa Setiling. Mereka akan dibantu oleh warga desa untuk membuat instalasi biogas untuk kepentingan kelompok memasak jamu. Pengadaan peralatan akan disediakan melalui pengabdian ini sebagai pilot percontohan bagi rumah tangga di desa. Instalasi ini merupakan inovasi yang dikonsultasikan dengan peneliti biogas Universitas Mataram dan juga dari Yayasan Rumah Energi. Sisa fermentasi biogas akan dikeluarkan dan ditampung untuk dijadikan pupuk bagi usaha tani KWT tersebut. Sisanya akan dijual. Output dari kegiatan ini adalah instalasi biogas yang lebih murah, pupuk organik yang bisa dimanfaatkan oleh kelompok tani dan juga dijual, dan publikasi ilmiah.
Kata Kunci:
Biogas pemberdayaan ekonomi pengelolaan limbah transisi energiReferensi
Amrin, M. Z. Z., Rosalina, R., & Supriadi, E. (2025). Pengaruh Sistem Sirkulasi terhadap Produksi Biogas dari Kotoran Sapi dan Limbah Cair Tahu. Student Research Journal, 3(1), 161–175. DOI: https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v3i1.1712
Dewi, N. K., Kiswardianta, R. B., & Huriawati, F. (2016). Pemanfaatan serasah lamun (seagrass) sebagai bahan baku POC (pupuk organik cair). In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (Vol. 13, No. 1, pp. 649-652).
Fitriati, D., Darmayanti, R. F., Muharja, M., Ali, M. N., Arimbawa, I. M., Rahmaniyah, F. A., ... & Kholid, M. N. I. , 2021. Sosialisasi pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi biogas sebagai sumber energi alternatif di Desa Kemuning Lor, Jember. In Unri Conference Series: Community Engagement (Vol. 3, pp. 597-601).
Harmiansyah, H., Pratama, R. D., Afisna, L. P., Syaukani, M., & Efendi, R. (2022). Karakteristik Sisa Slurry pada Produksi Biogas Berbahan Kotoran Sapi. Jurnal Material dan Proses Manufaktur (JMPM), 6(2), 46–53. DOI: https://doi.org/10.18196/jmpm.v6i2.16175
Kementerian ESDM RI, 2024. Ini Peranan Bioenergi dalam Usaha Transisi Energi Nasional. Siaran Pers Nomor: 123.Pers/04/SJI/2024. Tanggal: 28 Februari 2024. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/ini-peranan-bioenergi-dalam-usaha-transisi-energi-nasional-
Matheus, R. (2020). Skenario pengelolaan sumber daya lahan kering: menuju pertanian berkelanjutan. Deepublish.
Satu Data Lombok Tengah, 2023. A Statistik Dan Spasial Kecamatan Batukliang Utara 2023. https://share.google/F9PYw38IJvslYKZA3
Teknik Kimia Undip, 2024. Wujudkan Kemandirian Energi: Mahasiswa Teknik Undip Konversi Limbah Kotoran Ternak di Jabungan Jadi Biogas dan Bio-slurry Berbasis IoT Terintegrasi. Diakses dari: https://tekim.ft.undip.ac.id/wujudkan-kemandirian-energi-mahasiswa-teknik-undip-konversi-limbah-kotoran-ternak-di-jabungan-jadi-biogas-dan-bioslurry-berbasis-iot-terintegrasi
Wardana, L. A., Nizar, dkk. (2021). Pemanfaatan Limbah Organik (Kotoran Sapi) Menjadi Biogas dan Pupuk Kompos. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(1). Diakses dari: https://jppipa.unram.ac.id/index.php/jpmpi/article/view/615
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati, Ni Made Wirastika Sari, Bambang Dipokusumo, Hayati, Nurtaji Wathoni, I Gusti Ngurah A. Asasandi, Moh. Irfandi, Lalu Dodi N. Lauda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang akan mempublikasikan Artikelnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA harus menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis dapat mempertahankan Hak Cipta Artikel yang akan di publikasikan dan penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Penabdian Magister Pendidikan IPA dengan pekerjaan secara bersamaan dan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis dimasukkan dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (misalnya: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkan artikel dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.
- Penulis diizinkan dan anjurkan untuk mem-posting Artikelnya secara online (misalnya: di repositori institusional atau di website mereka - socmed) setelah diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, hal ini bertujuan untuk mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya capaian pengutipan Artikel (H-Index) lebih banyak. (Lihat Efek Akses Terbuka).


